Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Malas Ganti Pembalut Saat Menstruasi Bisa Menyebabkan Infeksi Pinggul

October 11, 2016 Add Comment
Malas Ganti Pembalut Bisa Menyebabkan Infeksi Pinggul
Saat ini banyak sekali perempuan malas mengganti pembalut saat menstruasi. Kesibukan, dan bahkan toilet umum yang kotor, kerap dijadikan alasan utamanya. Padahal jika pembalut terlalu lama dipakai, justru akan membuat bakteri semakin berkembang. Ketika darah menstruasi sedang deras-derasnya, jangan malas ganti pembalut setiap 3-4 jam sekali. Menstruasi membuat organ kewanitaan lebih rentan infeksi bakteri karena tingginya keasaman dan kelembaban, yang kemungkinan terburuknya bisa memicu infeksi panggul.

Di kutip dari laman cnnindonesia.com seorang pakar kesehatan Dr.liva Wijaya,SPOg memaparkan bahwa:
"Darah itu adalah nutrisi bagi bakteri. Jadi bakteri akan bertumbuh semakin banyak kalau terus dibiarkan," ujar dokter spesialis obsteric dan ginekologic Jadi harus tetap diganti tiga sampai empat jam sekali,"

Tak hanya itu, Liva juga mengatakan bahwa meskipun darah yang keluar sedikit, tetap saja ada cairan vagina yang mengandung banyak mikroorganisme.karena efek paling parah yang bisa ditimbulkan akibat tidak rutin mengganti pembalut: infeksi panggul.Menurutnya, jika bakteri yang ada di cairan vagina bertemu dengan darah menstruasi, maka bakteri akan terus berkembang.

"Dengan keadaan menstruasi tersebut, biasanya ph vagina akan sedikit berubah. Apabila tubuh tidak memiliki pertahanan yang baik, maka bakteri tersebut bisa menimbulkan infeksi pada bagian vulva," paparnya.Infeksi tersebut lah yang kemudian bisa membuat bakteri merambat naik ke arah leher rahim, bahkan hingga ke rahim dan saluran telur.

"Dari saluran telur itu lah nantinya akan tersambung ke arah panggul," jelas Liva.

Jika perempuan terkena infeksi panggul, maka hal terburuk yang bisa terjadi selain rasa nyeri adalah sulit hamil dan pelengketan rahim serta usus.Parahnya, gejala ini pun tidak terasa. "Itu baru akan terasa kalau infeksinya sudah sangat berat," kata Liva.

Proses tersebut memerlukan waktu yang panjang dan berulang, sehingga para perempuan disarankan untuk segera meninggalkan kebiasaan menggunakan pembalut terlalu lama, dan menggantinya dengan kebiasaan baru, yaitu membersihkan daerah kewanitaan.

Selain itu, bukan hanya darah saja yang menjadi faktor utama berkembangnya bakteri, "tapi juga karena lembab, sehingga jadi tempat yang subur bagi bakteri untuk tumbuh."

Makanan Ini Bisa Mengatasi Gejala Flu

October 02, 2016 Add Comment
Makanan Ini Bisa Mengatasi Gejala Flu
Flu atau influenza disebabkan karena ketika tubuh lemah atau sistem kekebalan sedang lemah maka virus dengan mudah menginfeksi. Virus akan bekerja dengan melemahkan sistem pernafasan atas mulai dari mulut, hidung, tenggorokan hingga ke paru-paru. Beberapa orang yang mudah terkena flu misalnya adalah seperti balita, anak-anak, remaja, dewasa, ibu hamil, orang yang sebelumnya menderita gangguan penyakit kronis, dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pada saat Musim hujan rawan akan berbagai macam penyakit,diantaranya flu. Namun, Anda jangan khawatir karena flu bisa diatasi dengan beberapa makanan ini yang bisa mengatasi gejala Flu, seperti dikutip dari laman Discovery.com berikut ini beberapa makanan yang bisa di konsumsi rutin selama anda flu,diantarnya:

1. Pisang
Menurut penelitian yang dimuat dalam Jurnal Cell, pisang mengandung lektin yang terdapat yang dapat menangkal flu. Makan pisang juga sangat sehat karena buah kuning itu mengandung vitamin B6 dan vitamin C yang meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Sayuran berdaun hijau
Makan semangkuk besar salad berisi sayuran hijau sangat membantu melawan penyakit flu. Sebagai tambahan, tambahkan perasan lemon atau jeruk nipis, dua buah bercita rasa asam yang efektif melawan norovirus hingga kolera.

3. Kacang almond
Kacang almond sebagai cemilan sangat baik untuk menambah vitamin E untuk antioksidan. Sebuah studi menunjukkan bahwa ekstra vitamin E bisa membuat sistem kekebalan tubuh lebih baik sehingga terhindar dari infeksi bakteri.

4. Labu
Olah labu dan nikmati dalam berbagai hidangan. Buah oranye itu kaya akan vitamin A sehingga Anda dijamin terhindar dari flu.

5. Kerang laut
Nutrisi zinc alias seng dalam kerang laut mengurangi peradangan dengan memperlambat respons kekebalan tubuh Anda. Sebelum gejala flu muncul, ada baiknya membentengi tubuh terlebih dahulu dengan mendapat cukup nutrisi zync dalam makanan laut lezat ini.

6. Kacang-kacangan
Mineral zat besi (iron) dalam kacang-kacangan membantu transportasi oksigen ke sel-sel, jaringan, dan organ sehingga Anda lebih kebal penyakit. Sisi positif lain, kacang-kacangan juga akan meningkatkan asupan asam folat Anda.

Selain itu, Anda juga perlu menghindari makanan yang dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh. Misalnya, dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung gula berlebih dan biji-bijian olahan.
Baca Juga: Konsumsi Makanan Ini Untuk Mengontrol Asam Urat Anda

Konsumsi Makanan Ini Untuk Mengontrol Asam Urat Anda

September 28, 2016 Add Comment
Konsumsi Makanan Ini Untuk Mengontrol Asam Urat Anda
Informasikesehatan.info-Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. Pada perempuan, penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause.
Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

masalah asam urat bisa dikontrol dengan menjaga kebiasaan makan yang baik. Kenaikkan kadar asam urat bisa dicegah dengan mengurangi asupan alkohol, makanan manis, dan mengurangi makanan kaya purin seperti daging merah dan daging unggas.

Nah, makanan apa saja yang dapat mengontrol asam urat? Dilansir dari laman Okezone dari Zeenews, berikut uraiannya:

1. Ceri
Mengandung zat anti-inflamasi bernama antosianin yang dapat membantu mengurangi kadar asam urat. Buah ini juga bisa menetralkan asam dan membantu mencegah peradangan dan nyeri.

2. Buah beri
Makan buah jenis beri seperti stroberi dan blueberry dalam diet harian bisa bermanfaat karena buah ini memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu untuk mempertahankan kadar asam urat.

3. Apel
Makan satu buah apel setiap hari karena asam malat dalam buah menetralkan asam urat dan dengan demikian memberikan bantuan.

4. Jeruk nipis
Asam sitrat ditemukan dalam jeruk nipis dapat melarutkan asam urat. Setengah air jeruk nipis bisa diminum untuk rendahkan kadar asam urat dua kali sehari.

5. Biji seledri
Biji seledri adalah salah satu obat murah yang populer untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.
Baca Juga:  Konsumsi Kopi Salah Satu Pencegahan Resiko Penyakit Batu Ginjal

Konsumsi Kopi Salah Satu Pencegahan Resiko Penyakit Batu Ginjal

September 25, 2016 Add Comment
Konsumsi Kopi Salah Satu Pencegahan Resiko Penyakit Batu Ginjal
Ada beberapa hal yang menggambarkan pro dan kontra tentang konsumsi kopi. Sebenarnya, kopi dapat mendatangkan manfaat bagi kesehatan terutama pencegahan resiko penyakit batu ginjal. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat mendatangkan risiko bagi kesehatan.

Penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit yang bisa memberikan rasa sakit luar biasa, khususnya saat buang air kecil. Biasanya, rasa nyeri ini akan terasa pada sisi tubuh atau sekitar punggung, bawah pinggul, atau bahkan perut bagian bawah. Jika masalah ini dibiarkan saja, maka rasa nyeri ini bisa menjadi lebih parah. Kita pun harus lebih baik dalam mencegah terjadinya batu ginjal sehingga tidak akan terkena rasa nyeri yang mengerikan ini. di lansir dari laman doktersehat.com inilah yang bisa kita lakukan untuk mencegah batu ginjal?

Konsumsi Air Putih Secara Teratur
Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk mencegah munculnya batu ginjal jelas dengan cara memenuhi asupan air putih setiap hari setidaknya enam hingga delapan gelas setiap harinya. Jika kita kekurangan asupan air minum, maka urin akan menjadi terlalu pekat dan kaya akan berbagai macam mineral yang bisa saja mengkristal menjadi batu ginjal.

Mengkonsumsi Kopi di Pagi Hari
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Clinical of American Society of Neprhology menyebutkan jika mereka yang rutin mengkonsumsi kopi berkafein di pagi hari akan menurunkan resiko terkena batu ginjal hingga 26 persen. Sementara itu, pecinta teh akan mendapati resiko terkena batu ginjalnya menurun hingga 11 persen. Jadi, tak ada salahnya menikmati kopi atau teh di pagi hari agar tidak terkena batu ginjal, bukan?

Mengurangi Minuman Yang Bersoda
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Brigham and Women’s Hospital menyebutkan jika mereka yang suka mengkonsumsi minuman bersoda setiap harinya akan meningkatkan resiko terkena batu ginjal hingga 23 persen. Kandungan fruktosa yang tinggi pada minuman ini bisa membuat peningkatan kadar kalsium, oksalat, dan juga ekskresi asam urat yang bisa mengkristal menjadi batu ginjal.

Rutin melakukan Aktivitas Berolahraga
Pakar kesehatan menyebutkan jika kita rutin berolahraga, maka resiko terkena batu ginjal bisa menurun hingga 33 persen. Lakukan olahraga jogging setidaknya satu jam dalam seminggu atau berjalan kaki setidaknya tiga jam dalam seminggu sehingga tubuh akan lebih baik mengatasi mineral yang bisa saja berkembang menjadi batu ginjal nantinya.Baca Juga: Beberapa Tanda Kulit Anda Sensitif

Beberapa Tanda Kulit Anda Sensitif

September 08, 2016 Add Comment
Beberapa Tanda Kulit Anda Sensitif
Info Sehat -Merawat jenis kulit yang satu ini memang gampang-gampang susah. Jika salah, bukan tak mungkin kulit menjadi makin kering, berjerawat, atau timbul masalah baru. Hindari hal tersebut dengan mengenali ciri khasnya dan melakukan perawatan yang tepat.

Kulit sensitif sering dipengaruhi oleh faktor genetis. Lapisan kulit yang paling sensitif terhadap perubahan lingkungan, perawatan kulit, dan produk kosmetik adalah lapisan pelindung kulit (stratum korneum) paling luar Ciri-cirinya yaitu kulit mudah kering dan mudah terjadi iritasi karena sistem perlindungan kulit kurang baik terhadap faktor lingkungan dan polusi.

BACA JUGA: Benarkah Pria Tidur Lebih Cepat Di Tengarai Punya Masalah Jantung

beberapa macam penyakit kulit seperti eksim dan peradangan kulit tidak jarang disalahartikan sebagai kulit sensitif. Untuk mengetahui apakah kulit Anda tergolong sensitif atau tidak,di lansir dari laman Aura simaklah beberapa tanda kulit anda sensitif :

1.Rasa Terbakar Pada Kulit
Ketika menggunakan produk yang bahannya terlalu keras, kulit akan terasa terbakar atau tersengat. Produk yang berbentuk gel, atau mengandung alkohol, ataupun untuk kulit berjerawat dan produk anti-aging biasanya menyebabkan reaksi ini pada kulit. Segera bilas kulit dengan air jika muncul sensasi terbakar pada kulit.

2.Kulit Yang Kering
Meskipun kerap mengalami jerawat, mereka yang memiliki kulit sensitif justru memiliki kulit yang kering. Oleskan pelembab pada kulit dan lindungi kulit dari suhu yang rendah atau angin agar kulit tidak menjadi semakin kering.

3.Benjolan Kecil Mirip Jerawat
Mereka yang memiliki kulit sensitif, kemungkinan akan memiliki benjolan kecil berwarna menyerupai jerawat. Hindari penggunaan krim atau obat jerawat lainnya karena bisa memperparah kondisi kulit, seperti dilansir laman Healthgrades. Konsultasikan kepada dokter untuk memperoleh produk perawatan wajah yang tepat.

4.Kulit Mengelupas
Jika Anda memiliki kulit yang kering, kemungkinan besar kulit Anda akan mengelupas. Jika kulit yang terlepas cukup dalam, bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

5.Kulit Reaktif Terhadap Beberapa Pemicu
Pemicu timbulnya kemerahan atau rasa gatal pada kulit bisa disebabkan oleh sabun, detergen, pewangi, parfum, atau produk perawatan kulit lainnya. Paparan sinar matahari, cuaca yang dingin, dan angin juga bisa menjadi pemicu kulit berwarna kemerahan.

6.Timbul Warna Merah Pada Kulit
Bercak merah, benjolan merah, kulit menjadi kemerahan merupakan beberapa tanda Anda memiliki kulit yang sensitif. Biasanya warna kulit akan kembali normal setelah menjauhkan faktor pemicunya atau dengan pengobatan luar.

7.Munculnya Rasa Gatal
Setelah menggunakan produk pembersih yang berbahan keras, biasanya akan timbul rasa gatal dan kulit terasa kaku. Rasa gatal juga bisa muncul ketika Anda berada pada tempat yang dingin dan kering. Hindari menggunakan air panas apalagi menggaruk kulit karena bisa menyebabkan iritasi bahkan infeksi kulit.

8. Kulit Mudah Terbakar Sinar Matahari
Selalu gunakan tabir surya, terutama pada bagian wajah, ketika Anda beraktivitas di luar ruangan. Karena kulit yang sensitif lebih mudah mengalami dampak buruk dari sinar matahari. Hindari kandungan zinc oxide atau titanium dioxide pada produk tabir surya, karena kedua zat tersebut justru bisa memicu alergi