Showing posts with label pencernaan. Show all posts
Showing posts with label pencernaan. Show all posts

5 Makanan Yang Menyebabkan Sering Kentut

April 12, 2014 Add Comment
5 Makanan Yang Menyebabkan Sering Kentut

Sering kentut merupakan hal yang sangat memalukan apa lagi terjadi di tempat umum yang banyak orang apa lagi buang angin kita sangat bau pasti sangat menggangu banyak orang.

Nah agar terhindar dari rasa malu akibat sering kentut maka ketahuilah dulu makanan apa yang bisa membuat kita jadi sering kentut. Berikut ini akan dibahas daftar makanan yang bisa memicu kentut.

1. Bawang merah

Bawang merah merupakan bumbu dapur yang sering kita temukan hampir disetiap dapur keluarga di Indonesia, namun tahukah kamu jika sering makan bawang merah bisa membuat perut memproduksi gas berlebihan yang membuat kamu selalu kentut.

2. Jagung

Jangung merupakan makanan yang kaya akan serat dan bisa dijadikan sebagai pengganti nasi, namun tahukah kamu jika konsumsi jangung terlalu banyak bisa membuat perut memproduksi gas berlebihan yang membuat pria sering kentut.

3. Brokoli

Brokoli banyak sekali mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, namun kandungan raffinose dalam brokoli yang tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan akan berubah menjadi gas dan membuat kamu menjadi suka kentut.

4. Kubis

Kubis merupakan sayuran yang kaya akan karbon hidrat namuin kandungan zat oligosakarida dalam kubis dapat memproduksi gas berlebihan di dalam perut sehingga membuat kamu jadi mudah kentut.

5. Kacang Merah

kacang merah mengandung zat gula bernama stachyose, raffinose, dan verbascose yang tak bisa dicerna. Akibatnya, hal ini menyebabkan tubuh memproduksi gas dalam proses pencernaan zat tersebut.

Cara Mencegah Terjadinya Masalah Pencernaan

February 26, 2014 Add Comment

cara mencegah gangguan pencernaan Masalah pencernaan seperti perut kembung, lumas, sembelit, refluks asam, bersendawa dan adanya gas dalam usus bisa dialami oleh siapa saja. Masalah pencernaan ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mencegah mengalami gangguan pencernaan Anda bisa melakukan hal-hal sederhana , seperti yang akan dibahas berikut ini :

1. Makanlah dengan perlahan. Makanlah dengan perlahan dan kunyah makanan dengan baik. Jangan telan makanan dengan terburu-buru.

2. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Tambahkan serat yang cukup pada makanan Anda, termasuk gandum, kacang, dan sayuran (buncis, paprika, wortel), dan buah-buahan dengan kulitnya sebisa mungkin. Konsumsilah serat dengan jumlah minimal 25-30 gram per hari agar menjauhkan Anda dari sembelit, penambahan berat badan, diabetes, dan masalah jantung.

 

3. Kurangi konsumsi  daging. Tidak terlalu banyak memakan daging juga dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

4. Cukupi kebutuhan cairan. Penuhi kebutuhan cairan tubuh dalam bentuk air, jus, dan sup. Cairan terbukti efektif dalam mengatasi masalah sembelit, di samping berguna meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

5. Berjalan sebentar setelah makan. Hindari berbaring segera setelah makan dan jika mungkin berjalanlah sebentar selama 10 menit. Hal ini akan membantu makanan dicerna lebih baik, selain menghindari beberapa masalah pencernaan, seperti kembung, makanan sulit dicerna, perut begah, dan mulas.

6. Konsumsi makanan probiotik. Makanan probiotik sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Penelitian menunjukkan, makanan probiotik, seperti dadih (susu yang digunakan untuk membuat keju), idli, dan yoghurt, mungkin dapat membantu ketika Anda sedang terkena diare, sindrom iritasi usus (IBS), dan penyakit radang usus (IBD). Namun, para peneliti masih bekerja untuk menentukan dampak organisme probiotik tertentu pada kondisi kesehatan tertentu.

7. Hindari stres. Stres dapat memperburuk masalah-masalah pencernaan, seperti mag, wasir, dan sindrom iritasi usus. Kegiatan fisik, seperti meditasi dan yoga, dapat membantu menenangkan saraf sehingga dapat membantu meringankan masalah pencernaan tersebut.

8. Hindari merokok dan minuman keras/alkohol. Menghindari merokok dan minum minuman keras selama terkena permasalahan pencernaan dapat mempercepat penyembuhan.

9. Kurangi asupan garam, gula, dan tepung terigu. Hindari tiga bahan makanan "putih" ini, garam, gula, dan tepung terigu, sebanyak mungkin. Sebab, bahan-bahan ini adalah penyebab dasar dari banyakn masalah pencernaan.

10. Bersihkan sayuran secara menyeluruh sebelum dimasak atau dimakan.Membersihkan sayuran dan buah-buahan secara menyeluruh sebelum dimakan serta menjaga kebersihan dapur dapat menjaga Anda tetap jauh dari bakteri, yang mempuyai efek langsung pada perut.

Update Manfaat ASI Eksklusif

May 24, 2012 Add Comment

Pemberian ASI secara eksklusif selalu dikampanyekan oleh pemerintah, karena akhir-akhir ada tren penurunan pemberian ASI pada bayi. kampanye pemerintah untuk ASI eksklusif tentunya didasari oleh bukti-bukti penelitian yang menunjukan keunggulan ASI dibandingkan dengan susu formula. Beberapa hasil penelitian terbaru kembali menemukan manfaat baik ASI bagi bayi yaitu : ASI mampu mencegah gumoh, meningkatkan kesehatan usus bayi dan penemuan terakhir mendapatkan bahwa ASI mampu mencegah penularan HIV pada bayi

ASI MENCEGAH GUMOH/REGURGITASI

Gumoh atau regusgitasi adalah peristiwa saat susu yang sudah masuk lambung bayi dimuntahkan kembali, karena belum bekerjanya otot di ujung kerongkongan untuk menutup jalan masuk makanan ke lambung.

Berbagai hasil penelitian di dunia mendapatkan bahwa bayi yang di beri (ASI) air susu ibu secara eksklusif mengalami gumoh (regurgitasi) lebih sedikit dibandingkan dengan bayi yang minum susu formula.

Penelitian di Indonesia juga mendapatkan hasil yang sama. Dalam riset yang dilakukan tahun 2004 di RSCM Jakarta atas 138 bayi yang baru lahir, diketahui intensitas bayi yang gumoh atau mengeluarkan isi lambung sehabis minum susu lebih banyak dijumpai pada bayi yang mengonsumsi susu formula.

Bagaimana dengan bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI secara eksklusif ?

Salah satu solusi bagi bayi yang minum susu formula agar tidak sering gumoh adalah dengan pengentalan susu yakni menambahkan tepung beras ke susu formula, atau membeli susu formula dengan suplemen antiregurgitasi.


ASI MENJAGA KESEHATAN USUS BAYI

Sebuah studi terbaru mengindikasikan bahwa bayi yang diberi ASI cenderung memiliki usus yang lebih sehat ketimbang bayi yang diberi susu formula. Kolonisasi "bakteri baik" pada usus bayi sangat penting untuk perkembangan saluran usus mereka dan dalam pengembangan kekebalan tubuh.

Hasil penelitian menunjukkan, perbedaan kolonisasi bakteri pada bayi yang diberi susu formula dan yang diberi ASI, mengarah ke perubahan dalam ekspresi bayi pada gen yang terlibat dalam sistem kekebalan tubuh dan pertahanan terhadap patogen.

Dalam kajiannya, para peneliti menggunakan analisis transkriptome untuk membandingkan kondisi usus pada bayi yang selama tiga bulan diberi ASI eksklusif dan susu formula. Analisis transkriptome melihat pada sebagian kecil dari kode genetik yang ditranskripsi ke dalam molekul RNA dan mengukuran apakah gen dapat secara aktif membuat protein.

Hasil penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI memiliki jangkauan mikroba yang lebih luas dalam usus mereka daripada bayi yang diberi susu formula, meski sistem kekebalan tubuh mereka telah dikembangkan untuk mengatasinya.


ASI MENCEGAH PENULARAN HIV

Satu lagi alasan mengapa Air Susu Ibu harus tetap diberikan oleh setiap bayi baru lahir, meskipun ibu mereka terinfeksi virus HIV. Riset terbaru mengklaim, para peneliti telah mengisolasi antibodi dalam ASI yang dapat melindungi bayi dari ancaman virus HIV.

Peneliti mengatakan, hanya satu dari sepuluh orang wanita yang terinfeksi HIV, yang dapat menularkan virus tersebut kepada bayi yang dikandungnya. Temuan ini dipublikasikan dalam PLoS One.


berbagai sumber



Tips Mencegah Gangguan Pencernaan

February 16, 2012 Add Comment

Gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, atau mulas pernah di alami oleh semua orang. Gangguan pencernaan membuat tidak nyaman dan bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan pencernaan sebenarnya bisa dicegah jika Anda bisa mengenali penyebab gangguan pencernaan dan bisa menghindarinya.

Berikut ini tips adalah 10 tips untuk mencegah gangguan pencernaan yang dikutip dari kompas.com:

1. Makanlah dengan perlahan. Makanlah dengan perlahan dan kunyah makanan dengan baik. Jangan telan makanan dengan terburu-buru.

2. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Tambahkan serat yang cukup pada makanan Anda, termasuk gandum, kacang, dan sayuran (buncis, paprika, wortel), dan buah-buahan dengan kulitnya sebisa mungkin. Konsumsilah serat dengan jumlah minimal 25-30 gram per hari agar menjauhkan Anda dari sembelit, penambahan berat badan, diabetes, dan masalah jantung.

3. Kurangi konsumsi daging. Tidak terlalu banyak memakan daging juga dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

4. Cukupi kebutuhan cairan. Penuhi kebutuhan cairan tubuh dalam bentuk air, jus, dan sup. Cairan terbukti efektif dalam mengatasi masalah sembelit, di samping berguna meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

5. Berjalan sebentar setelah makan. Hindari berbaring segera setelah makan dan jika mungkin berjalanlah sebentar selama 10 menit. Hal ini akan membantu makanan dicerna lebih baik, selain menghindari beberapa masalah pencernaan, seperti kembung, makanan sulit dicerna, perut begah, dan mulas.

6. Konsumsi makanan probiotik. Makanan probiotik sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Penelitian menunjukkan, makanan probiotik, seperti dadih (susu yang digunakan untuk membuat keju), idli, dan yoghurt, mungkin dapat membantu ketika Anda sedang terkena diare, sindrom iritasi usus (IBS), dan penyakit radang usus (IBD). Namun, para peneliti masih bekerja untuk menentukan dampak organisme probiotik tertentu pada kondisi kesehatan tertentu.

7. Hindari stres. Stres dapat memperburuk masalah-masalah pencernaan, seperti mag, wasir, dan sindrom iritasi usus. Kegiatan fisik, seperti meditasi dan yoga, dapat membantu menenangkan saraf sehingga dapat membantu meringankan masalah pencernaan tersebut.

8. Hindari merokok dan minuman keras/alkohol. Menghindari merokok dan minum minuman keras selama terkena permasalahan pencernaan dapat mempercepat penyembuhan.

9. Kurangi asupan garam, gula, dan tepung terigu. Hindari tiga bahan makanan "putih" ini, garam, gula, dan tepung terigu, sebanyak mungkin. Sebab, bahan-bahan ini adalah penyebab dasar dari banyakn masalah pencernaan.

10. Bersihkan sayuran secara menyeluruh sebelum dimasak atau dimakan. Membersihkan sayuran dan buah-buahan secara menyeluruh sebelum dimakan serta menjaga kebersihan dapur dapat menjaga Anda tetap jauh dari bakteri, yang mempuyai efek langsung pada perut

Itulah 10 tips untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menghindarkannAnda dari mengalami masalah pencernaan.