Showing posts with label bau mulut. Show all posts
Showing posts with label bau mulut. Show all posts

Mulut Kering : Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

March 12, 2014 Add Comment

gejala penyebab dan cara mengatasi mulut kering

Pernahkah Anda mengalami bibir kering, retak , ada luka disudut mulut dan susah menelan dan berbicara, jika Ya kemungkinan Anda mengalami gejala mulut kering atau di kenal dengan xerostomia.

Bagaimana mulut kering terjadi ?, Mulut kering terjadi ketika mulut Anda menghasilkan sedikit air liur (saliva).  Saliva membantu Anda merasakan apa yang Anda makan dan minum, sekaligus membantu mencerna makanan. Saliva membilas partikel makanan dari gigi dan menetralisir asam untuk membantu mencegah kerusakan gigi.  Kurangnya air liur menyebabkan kulit di sekitar mulut menjadi kering dan ketat. Bibir Anda mungkin menjadi retak, dan luka dapat terbentuk disudut mulut. Selain itu, lidah juga dapat terasa kasar dan kering.

Kemungkinan lain adalah, Anda akan kesulitan menelan bahkan berbicara, akibat kurangnya saliva. Mulut kering menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan. Karena air liur tidak melakukan pembilasan makanan pada mulut secara terus menerus, maka kotoran akan menempel dan dapat mengembangkan bau mulut terus-menerus. Jika Anda mengenakan lipstik, jangan heran jika lipstik Anda tiba-tiba menempel pada gigi. Ini akibat tidak adanya air liur yang dapat membilas mulut. Selain itu mulut kering dapat menjadi gejala awal timbulnya suara serak dan rasa gatal pada tenggorokan.

Apa penyebab mulut kering ? Ada beberapa penyebab terjadinya mulut kering mulai dari gangguan imun, saraf sampai obat-obatan . Berikut ini adalah penyebab mulut kering :

  • Sindrom Sjögren, Mulut kering dapat disebabkan oleh kondisi medis yang disebut sindrom Sjögren. Sjögren adalah gangguan autoimun di mana sel darah putih (limfosit) menyerang kelenjar  air mata dan ludah. Hal ini menyebabkan mata dan mulut menjadi kering. Selain itu, minuman beralkohol, rokok, cerutu atau produk bertembakau lainnya juga dapat memperburuk mulut kering.
  • Gangguan saraf. Jangan anggap remeh pada mulut kering. Karena mulut kering dapat berhubungan dengan kerusakan saraf  kepala ataupun cedera leher. Saraf tertentu tubuh membawa pesan antara otak dan kelenjar ludah. Jika ada saraf yang rusak, mereka mungkin tidak mampu untuk memberitahu kelenjar ludah untuk membuat air liur.
  • Obat-obatan dan terapi. Lebih dari 400 jenis obat dapat menyebabkan mulut kering, termasuk obat-obatan untuk alergi, gejala dingin, obat resep untuk tekanan darah tinggi, kandung kemih terlalu aktif, dan masalah kesehatan mental. Hal ini juga dapat menjadi hasil dari pengobatan medis seperti radiasi untuk kanker tertentu, yang dapat merusak kelenjar ludah. Kemoterapi kadang-kadang menyebabkan air liur untuk menebal dan membuat mulut terasa kering.

Cara mengatasi mulut kering. Untuk memacu meningkatnya aliran air liur, Anda dapat mengisap permen free sugar dan permen karet. Mengonsumsi banyak air putih atau susu dengan makanan juga dapat meningkatkan kelembaban sekaligus membantu proses mengunyah dan menelan. Jika hal tersebut tidak berhasil, Anda dapat menghubungi dokter, dan melakukan pengecekan rutin.

Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

August 03, 2011 Add Comment
Mencegah Bau Mulut Saat Puasa.  Ketika kita sedang melaksanakan kewajiban berpuasa produksi air liur didalam mulut dan juga pada saluran pencernaan sudah pasti akan berkurang sehingga hal tersebut menyebabkan mulut kita menjadi lebih kering dan akan timbul bau mulut (halitosis).  Walau sebenarnya bau mulut ketika kita sedang menjalankan ibadah puasa tidak perlu ditakuti dan juga dirisaukan.  Karena berikut ini kita akan membahasa Bagaimana Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa seperti dikutip dari Waspada Online:

1. Selalu menjaga kesehatan / kebersihan gigi dan mulut
Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi.  Jika menggunakan cairan kumur, jangan memakai cairan dengan kandungan alkohol di atas 25 persen karena memicu risiko kanker rongga mulut.

2. Periksa ke dokter gigi Anda minimal enam bulan sekali. 
Bila ada waktu, lakukan spa gigi dua kali dalam sebulan untuk menjaga kesehatan gigi.

3. Hindari rokok dan alkohol 
Karena rokok dan juga alkohol akan memberikan efek yang dapat memperburuk status kebersihan mulut yang memicu terjadinya gingivitis dan periodontitis. Alkohol mengurangi produksi air liur yang akan memperparah bau mulut.

4. Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan 
Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel. Teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari.

5. Kalau anda masih ada sedikit waktu untuk membaca sebaiknya baca juga Beberapa Kesalahan Saat Menyikat Gigi

Semoga Artikel Kesehatan - Mencegah Bau Mulut Saat Puasa ini bermanfaat

Tips Mengatasi Bau Mulut

April 26, 2011 Add Comment
Pernahkan Anda merasa kurang percaya diri atau malu ketika aroma yang keluar dari mulut Anda kurang sedap, sehingga membuat lingkungan disekitar Anda kurang nyaman. Bau mulut merupakan masalah serius bagi sebagiaa orang. Bau mulut yang berkepanjangan tentu saja akan memberikan citra negatif terhadap seseorang.

Bau mulut dapat disebabkan oleh beberapa hal antara diabetes, penyakit jantung, gagal ginjal, hati, dan gangguan pencernaan.

Jika Anda ingin terbebas dari bau mulut yang kurang sedap, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut ini yang dikutip dari ABCNews.

  1. Perawatan Gigi Teratur : Cara termudah untuk mencegah bau mulut adalah dengan perawatan mulut yang baik. Perlu diketahui bahwa gigi berlubang, kerusakan gigi dan penyakit gusi, dapat menjadi penyebab bau mulut. Sikat gigi dua kali sehari dan bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss setidaknya sekali sehari dapat menghilangkan plak dan bakteri pada gigi dan gusi yang menjadi sumber bau mulut. Pastikan juga Anda mengunjungi dokter gigi dua kali setahun untuk pemeriksaan rutin dan pengobatan jika diperlukan.

  2. Bersihkan lidah : Permukaan lidah Anda adalah tempat utama bagi bakteri untuk berkembang biak. Bakteri yang banyak di permukaan lidah dapat menyebabkan bau mulut (halitosis). Kebanyakan orang mengabaikan permukaan lidah saat mengosok gigi.Untuk mencegah bau mulut sebaiknya saat sikat gigi, Anda juga membersihkan permukaan lidah dengan menyikat dari arah belakang ke depan.

  3. Makan makanan bebas gula : Mengunyah permen karet atau permen penyegar nafas merupakan pilihan dari sebagain orang untuk mengatasi masalah bau mulut. Tetapi jika Anda memilih permen dengan kandungan gula yang cukup tinggi maka bukannya bau mulut berkurang malah akan bertambah buruk. Karena kadar gula pada permen akan mempercepat pertumbuhan bakteri pada mulut dan bau mulut akan makin parah. Jadi sebaiknya pilih makanan yang bebas gula.

  4. Jagalah Mulut Tetap Basah : Air liur mengandung enzim yang membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut.

  5. Perbaiki Diet (Pola Makan) : Mungkin beberapa dari Anda memilih pola diet yang rendah karbohidrat dan tinggi protein untuk menjaga kesehatan dan memperoleh berat badan yang ideal. Pola makan tersebut akan meningkatkan pembakaran lemak karena sumber kalori yang lain tidak ada. Perlu diketahui bahwa pembakaran lemak akan menghasilkan produk zat kimia yang disebut keton. Jika keton menumpuk dalam tubuh , kemudian akan dilepaskan / dibuang melalui pernafasan yang akan menyebabkan bau kurang sedap pada mulut. Jika Anda mengalami masalah ini sebaiknya pola makan Anda diperbaiki dengan cara menambah asupan kalori.

  6. Minum teh : Minum teh tidak hanya menenangkan jiwa Anda. Menurut American Society for Microbiology pada pertemuan tahunan mereka, minum teh dapat membantu meringankan hilotosis (bau mulut). Penelitian di Universitas Illinois di Chicago, mendapatkan bahwa kandungan polypenols pada teh hitam dan hijau, dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

  7. Obat Herbal : Kapulaga, ramuan alami yang sering ditemukan dalam masakan India, diketahui mengandung bahan antibakteri. Kapulaga telah lama dipercaya sebagai penyegar nafas alami. Cineole, yang terdapat pada Kapulaga merupakan antiseptik untuk membunuh bakteri dan mengurangi bau mulut.Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba biji adas atau obat herbal lainnya.

  8. Kunjungi dokter : Jika masalah bau mulut terjadi berkepanjangan maka Anda sebaiknya mengunjungi dokter karena bau mulut bisa merupakan gejala dari beberapa penyakit lain seperti :diabetes, infeksi sinus kronis, dan gangguan hati dan ginjal.