Showing posts with label sariawan. Show all posts
Showing posts with label sariawan. Show all posts

Cara Mengobati Sariawan

July 25, 2011 Add Comment
Cara Mengobati Sariawan.  Sariawan memang bukan penyakit yang serius dan mengancam jiwa, tapi kondisi ini sangatlah mengganggu dan menjengkel karena menyulitkan untuk makan dan berbicara. Ada beberapa cara mudah untuk mengobati sariawan.  Sariawan atau dikenal dengan sebutan stomatitis adalah pembengkakan atau peradangan yang terjadi di lapisan mukosa mulut.  Hal ini bisa disebabkan dari beberapa faktor, seperti stres, luka di mulut, alergi makanan, siklus haid, terlalu banyak minum antibiotik atau asam.  Daerah yang bisa terkena sariawan termasuk pipi, gusi, lidah, bibir serta langit-langit mulut. Selain itu sariawan juga bisa menyebabkan perdarahan, bengkak serta warna yang memerah.  Dalam beberapa kasus, bahan-bahan yang ada di rumah bisa menjadi cara mudah untuk mengobati sariawan, seperti dilansir Mayoclinic dan Ehow, Senin (4/4/2011), yaitu:

Cara Mengobati Sariawan

Cara Mengobati Sariawan
1. Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam tiga kali sehari dapat menyembuhkan luka sariawan dengan cepat. Kandungan garam dapat menarik cairan pada luka sariawan sehingga dapat mempercepat penyembuhan.

2. Minum yogurt
Yogurt membantu keseimbangan bakteri di mulut dan tubuh. Hal ini akan mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah sariawan. Untuk merasakan hasilnya, pastikan yogurt mengandung acidophilus hidup.

3. Bilas mulut dengan obat tradisional
Bilas mulut dengan salah satu dari beberapa obat tradisional, seperti lidah buaya, ekstrak biji anggur, peroksida hidrogen, jus plum, tea tree oil dan air hangat dengan garam.

4. Oleskan luka dengan bawang dan pepaya
Menerapkan langsung obat ke luka sariawan juga dapat mempercepat proses penyembuhan. Gunakan bawang mentah, pepaya atau kantong teh langsung pada luka sariawan.

5. Coba baking soda
Campur baking soda dengan air yang dijadikan obat kumur atau pasta untuk melapisi luka sariawan. Baking soda akan membantu menghilangkan bakteri di dalam mulut dan mengurangi rasa sakit.

6. Minum vitamin
Studi menunjukkan sariawan lebih sering terjadi pada orang yang kurang vitamin B. Vitamin C, zat besi dan asam folat juga berperan dalam mencegah dan penyembuhan sariawan.

Bila sariawan tak kunjung sembuh hingga 2 minggu atau lebih, maka sebaiknya temui dokter. Ini adalah tanda kondisi yang lebih serius yang perlu ditangani.

7.  Mengobati Sariawan Dengan Lem Lebah
Kini ilmuwan telah mengembangkan lem lebah untuk mengobati sariawan yang parah.

Ilmuwan di Inggris telah menciptakan obat gel untuk mengobati luka di mulut yang menyakitkan atau sariawan, dengan menggunakan campuran resin dan lilin yang digunakan lebah madu untuk mensterilkan sarangnya.

Meskipun sifat penyembuhan dari lem lebah (propolis) sudah dikenal selama bertahun-tahun, tetapi belum banyak orang yang memanfaatkannya. Hal ini karena zat lengket ini tidak larut dalam air dan memiliki bau yang menyengat.

Sekarang peneliti di University of Bradford telah menemukan cara untuk memurnikan propolis menjadi campuran obat yang akan larut dalam air dan juga tidak berbau.

Teknik ini sudah mengarah ke pengembangan gel baru untuk sariawan dan membuka pintu untuk berbagai obat-obatan lainnya.

"Propolis adalah campuran kimia yang kompleks dan produk alami yang sangat berguna," ujar pemimpin penelitian Profesor Anant Paradkar, seperti dilansir Dailymail, Jumat (19/11/2010).

Prof Paradkar menjelaskan bahwa propolis telah terbukti menjadi anti mikroba, anti jamur, antioksidan yang kuat, non-alergenik dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahan ini juga dapat mempercepat penyembuhan luka dan memiliki sifat anestesi.

"Selama ini yang menjadi sandungan terbesar pemanfaatan propolis adalah masalah kelarutan dan bau. Tapi penelitian yang kami lakukan sudah dapat mengatasi hal tersebut," sambung Prof Paradkar.

Tim Profesor Paradkar telah mengembangkan teknik baru untuk memurnikan propolis bekerjasama dengan produsen obat alami, Nature's Laboratory.

Bersama-sama mereka telah menciptakan gel sariawan baru yang berbasis propolis, yang juga dapat digunakan sebagai anti mikroba, anti jamur dan anestesi yang lebih baik daripada yang sudah ada di pasaran. Gel ini juga aman digunakan pasa anak-anak.

"Masalah pada gel mulut biasanya adalah adhesi pada membran di dalam kulit yang sulit. Karena sifat permukaan ini, gel biasanya langsung akan 'meluncur'," jelas Prof Paradkar.

Oleh karena itu, lanjut Prof Paradkar, propolis yang lengket dan bahkan larut dalam air tetap dapat digunakan di dalam mulut dan membuatnya menempel dengan lebih efektif.
Sumber: thinkstock, detikhealth.com


Semoga Artikel Tentang Kesehatan - Cara Mengobati Sariawan ini bermanfaat

Mengatasi Sariawan

July 25, 2011 Add Comment
Mengatasi Sariawan.  Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.

Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi. Baca Penyebab Sariawan

Sariawan identik dengan kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin itu memang mengakibatkan jaringan di dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi mudah robek yang akhirnya menyebabkan sariawan. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi jika kita sering mengonsumsi buah dan sayuran.

Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan makanan, dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Gangguan sariawan dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi yang masih berusia 6-24 bulan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis (seperti emosi dan stres) juga merupakan faktor penyebab terjadinya sariawan. Kondisi lainnya yang diduga memicu sariawan yaitu kekurangan vitamin B, vitamin C, serta zat besi; luka tergigit pada bibir atau lidah akibat susunan gigi yang tidak teratur; luka karena menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang; alergi terhadap suatu makanan (seperti cabai dan nanas); gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah menstruasi); menurunnya kekebalan tubuh (setelah sakit atau stres yang berkepanjangan); dan adanya infeksi oleh mikroorganisme.

Mengatasi Sariawan

Mengatasi SariawanMasalah gangguan kesehatan rongga mulut yang paling sering dialami banyak orang adalah sariawan. Sariawan bisa terasa sangat menyakitkan bahkan bisa menurunkan nafsu makan. Jangan biarkan masalah ini terjadi terlalu lama, segera atasi dengan cara yang tepat.

Seperti dikutip dari Times of India, sariawan merupakan borok mulut yang sering terjadi di bibir, lidah atau gusi. Masalah ini pun seringkali menyebabkan penderita sulit menelan makanan dan minuman. Warna luka akibat sariawan akan terlihat putih atau kuning atau bahkan kemerahan.

Hal yang bisa memicu terjadinya sariawan adalah terlalu banyak makan makanan asam atau pedas, alergi makanan, kesehatan gigi yang buruk, menggigit lidah atau pipi, stres, dan bahkan kekurangan gizi karena vitamin B dan C. Biasanya, sariawan akan sembuh dalam tujuh hingga 10 hari. Berikut adalah beberapa solusi untuk mengatasi sariawan:
  1. Mengunyah 4-5 lembar daun kemangi dan air minum. Cara ini efektif untuk meredakan nyeri sariawan dan segera menyembuhkan.
  2. Makan tomat mentah merupakan obat untuk mengatasi sariawan. Atau bisa juga, kumur menggunakan jus tomat.
  3. Tips lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengoleskan ramuan pasta yang terbuat dari tumbukan kunyit dicampur dengan satu sendok teh gliserin. Oleskan pasta ini dibagian luka.
  4. Ambil santan dan pijat lembut bagian mulut yang mengalami sariawan.
  5. Berkumur dengan obat kumur, sebelum tidur dan setelah makan siang serta makan malam. Cara ini tidak hanya mencegah pembentukan ulkus mulut tetapi juga mencegah bau mulut.
  6. Oleskan pasta gigi dibagian luka
  7. Hindari minum cairan panas seperti teh, kopi dan menghindari makanan berminyak, serta makanan pedas. Ini hanya akan memperburuk kondisi luka mulut.
  8. Mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium dan vitamin C, misalnya, makanan seperti yogurt, susu, keju dan jus jeruk.
  9. Hindari makan makanan non-vegetarian karena mereka bisa meningkatkan tingkat keasaman dalam tubuh.
Sumber: kosmo.vivanews.com, www.dechacare.com, buzzle.com

Semoga Artikel Tentang Kesehatan - Mengatasi Sariawan ini bermanfaat

Penyebab Sariawan

July 25, 2011 Add Comment
Penyebab Sariawan.  Seriawan (disebut pula sariawan) atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.  Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.  Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.  Sariawan bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.

Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.Sariawan bukan penyakit serius. Tapi kalau sudah kena yang satu ini sangat tidak nyaman karena jadi sulit untuk makan ataupun berbicara. Bagaimana caranya supaya tidak diganggu sariawan?  Sariawan atau dikenal dengan sebutan stomatitis adalah pembengkakan atau peradangan yang terjadi di lapisan mukosa mulut.  Daerah yang bisa terkena sariawan termasuk pipi, gusi, lidah, bibir serta langit-langit mulut. Selain itu sariawan juga bisa menyebabkan perdarahan, bengkak serta warna yang memerah.  Seperti dikutip dari Healthcentre, Sabtu (27/3/2010) ada beberapa hal yang bisa menyebabkan sariawan, yaitu:

Penyebab Sariawan

Penyebab Sariawan
1. Akibat virus
Sariawan ini disebabkan oleh beberapa bentuk virus yang ada di dalam tubuh, termasuk kasus-kasus khusus seperti yang menyebabkan demam pada kelenjar, herpes dan penyakit mulut lainnya.

2. Akibat bakteri.
Sariawan jenis ini biasanya suka terjadi jika seseorang menderita sakit tenggorokan atau penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri.

3. Akibat jamur.
Sariawan ini timbul saat seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat rendah atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin memerlukan penggunaan antibiotik dosis tinggi.

4. Non-infeksi.
Penyebab paling umumnya adalah terjadinya luka di mulut yang berulang, meskipun tidak diketahui penyebabnya tapi biasanya akan hilang dalam waktu 2 minggu. Sariawan ini juga bisa disebabkan adanya masalah dalam sistem pencernaan, kekurangan vitamin, riboflavin, miacin dan B12.

Selain keempat penyebab sariawan di atas, ada juga hal lain yang diduga dapat menyebabkan sariawan seperti kurang menjaga kebersihan mulut, pemasangan kawat gigi atau gigi palsu dan juga konsumsi makanan atau minuman yang panas.

Perawatan yang dilakukan untuk mengobati sariawan adalah dengan mencari sumber penyebab sariawan tersebut. Namun mengatur makanan yang dikonsumsi juga bisa membantu, seperti menghindari makanan yang renyah atau makanan dengan rasa yang tajam. Usahakan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut dan tetap menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Jika Anda adalah pengguna kawat gigi atau gigi palsu, maka mintalah dokter untuk memeriksanya saat sedang berkunjung untuk memastikan bahwa tidak ada masalah berarti.

Biasanya sariawan akan hilang dengan sendirinya setelah 4 hari, tapi bila tak kunjung hilang sebaiknya mencari bantuan medis terutama jika disebabkan oleh infeksi bakteri yang membutuhkan antibiotik.

Sebenarnya sariawan bisa dicegah dengan cara menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik, melakukan pemeriksaan gigi secara teratur serta mengatur pola makan yang baik dengan mengurangi makanan yang dapat memicu iritasi pada lapisan mukosa mulut.

Selain itu pencegahan sariawan juga bisa dilakukan dengan menghindari terjadinya trauma atau benturan seperti menyikat gigi dengan lembut, tidak terburu-buru saat mengunyah makanan serta tidak berbicara saat sedang makan.
Sumber: wikipedia.org, detikhealth.com

Semoga Artikel Tentang Kesehatan - Penyebab Sariawan ini bermanfaat

Tips Mengatasi (Mengobati) Sariawan

May 02, 2011 Add Comment
Salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering dialami oleh banyak orang adalah sariawan atau stomatitis. Sariawan dapat terjadi di lidah, bibir atau gusi. Penyakit ini sangat mengganggu dan bahkan dapat mengurangi nafsu makan karena menyebabkan kesulitan dalam menelan makanan dan minuman.

Beberapa hal yang dapat memicu terjadinya sariawan adalah terlalu banyak makan makanan asam atau pedas, alergi makanan, kebersihan mulut yang buruk, lidah atau pipi yang tergigit, stres, dan bahkan gizi buruk karena kurangnya vitamin B dan C.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar sariawan cepat sembuh, seperti yang dikutip dari Times of India:

  1. Kunyah 4-5 daun kemangi dan minumlah air yang cukup. Metode ini efektif untuk menghilangkan rasa sakit dan segera luka pada mulut (sariawan) dengan lebih cepat.
  2. Makan tomat mentah bisa mengatasi sariawan. Atau Anda juga bisa berkumur menggunakan jus tomat.
  3. Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan mengoleskan ramuan pasta yang terbuat dari campuran kunyit dengan satu sendok teh gliserin. Oleskan pasta ini pada luka sariawan
  4. Metode lainnya adalah dengan mengoleskan santan kelapa pada luka sariawan.
  5. Berkumur dengan obat kumur, sebelum tidur dan setelah makan siang dan makan malam. Metode ini tidak hanya mencegah pembentukan ulkus mulut tetapi juga untuk mencegah bau mulut.
  6. Oleskan pasta gigi pada bagian terluka.
  7. Hindari minum minuman panas seperti teh, kopi dan menghindari makanan berminyak serta makanan pedas. Makanan-makanan tersebut bisa memperburuk kondisi sariawan Anda.
  8. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin C, misalnya, makanan seperti yogurt, susu, keju dan jus jeruk.
  9. Hindari makan makanan non-vegetarian karena mereka dapat meningkatkan tingkat keasaman dalam tubuh.
times of India